--
Placebo Sukses Menyihir Penonton
SUPER! Hanya itu komentar saya apabila ditanya teman tentang konser Placebo 16 Februari lalu. Sebagai salah satu dari penggemar Placebo, konser Placebo yang bertempat di Tennis Indoor Senayan lalu merupakan konser yang sudah lama saya nantikan. Saya datang ke venue pukul 5 sore dan antrian mulai terlihat pada pukul setengah enam sore.
Selama mengantri (sendirian) saya mendengar percakapan fans Placebo yang berasal dari Bandung. Hal tersebut dapat saya ketahui dari bahasa Sunda yang mereka gunakan. Yang cukup mengejutkan, ternyata ada juga fans yang berasal dari Surabaya dan menginap semalam di hotel demi melihat konser Placebo. Wah, saat mengantri saja saya jadi begitu bersemangat.
Konser malam itu dibuka dengan penampilan DJ Electronic Groove. DJ tersebut cukup sukses memanaskan penonton selama beberapa menit. Hingga akhirnya penonton terlihat mulai tidak sabar untuk menonton pertunjukan sesungguhnya malam itu. DJ berakhir, kru Placebo yang terdiri dari bule-bule memasuki panggung, menyiapkan set untuk Placebo. Saat itu pukul 20.15, tak lama drummer Steve Forrest, bassis/gitaris Stefan Olsdal, dan vokalis/gitaris Brian Molko satu persatu muncul ke panggung diiringi dengan additional players. Intro For What It’s Worth mengalir. Penonton mulai histeris.
Molko tampil simple dengan busana hitamnya sedangkan Olsdal memakai kemeja hitam dipadukan dengan celana silver ketat. Steve Forrest tampil cuek dengan kaos lengan buntung yang memamerkan tato di tubuhnya. Placebo memakai tiga orang sebagai additional players dan yang paling menonjol adalah seorang wanita cantik multi-instrumentalist yang berbusana putih.
Satu hal yang sangat menonjol malam itu, selain penampilan Placebo sendiri, adalah kualitas sound-nya. Sangat jempolan. Semua elemen mulai dari gitar, biola, keyboard, drum, bass, hingga vokal terdengar begitu jernih, nyaring tanpa gangguan.
Sebelumnya, promoter Java Musikindo, Adrie Subono, telah mempromosikan kecanggihan konser Placebo melalui jejaring sosial Twitter. Dikatakan bahwa Placebo membawa kargo seberat 7 ton untuk sound system. Memang, Placebo adalah band yang sangat memperhatikan kualitas sound.
Konser Placebo menjadi luar biasa didukung dengan panggung berukuran 18 x 10 m dengan tata lampu yang fenomenal sebesar 250 ribu watt dan sound system sebesar 60 ribu watt. Belum lagi layar besar berisi klip-klip yang menguatkan kesan tiap lagu.
Molko cs kembali muncul di panggung. Bright Lights menggebrak. Penonton kembali semarak. Molko cs. terlihat lebih rileks. Terdapat 4 buah lagu yang dinyanyikan sebagai encore, yakni Bright Lights, Trigger Happy, Infra-red, dan Taste In Men. Pemilihan lagu Taste In Men sebagai penutup konser benar-benar brilian. Wanita cantik multi-instrumentalist yang menjadi additional player Placebo memainkan alat musik theramin yang benar-benar hanya digunakan untuk lagu Taste In Men. Lagu tersebut melekatkan kesempurnaan konser malam itu sehingga mencapai klimaks.
Molko cs. melakukan penghormatan trakhir kepada penonton yang hadir di Tennis Indoor Senayan malam itu. Steve Forrest membuka dan melemparkan kausnya ke arah penonton. 21 lagu 115 menit. Berakhir sudah malam magis bersama Placebo diiringi dengan tepuk tangan meriah dan wajah puas penonton sekaligus hati yang sedih karena konser spektakuler itu telah berakhir.
Really a great concert this year =)


3 komentar:
nonton sendirian? hahaha fans berat ya? anw, sedikit masukan bwt fotonya terlalu terang dikit tuh kynya, coba diatur levelnya lagi, kan itu panggunggnya terang gara2 lampu tembak, jadi biar kerasa lebih natural aja, hehehe..maap ya kalo sok tau :D
hahaha. iya fans berrrattt. beurrattt dosa. haha.
wah iya itu saya biarkan aja apa adanya. si mas silau ya liatnya? ya ya pake kacamata hitam coba. haha. makasih masukannya. lain kali saya edit sebelum di-upload :))
tadi udah coba gw liat pake kacamata tiga dimensi, hahahaha...
iyaa sama-sama dina.. :D
Post a Comment